Srengenge

Srengenge
Bagai sang Surya menyinari dunia

Wednesday, March 11, 2009

Bimbang

hati bertanya saat bertemu pertama kali dengan dirimu
tanpa rasa bersalah perasaan ini muncul begitu saja
antara senang dan takut beradu di relung hatiku
tanpa sadar bibir ini sebut sebuah nama

mengapa baru sekarang aku bertemu dirimu, setelah kumiliki seseorang
tak pernah bisa pikiranku berpaling dari wajahmu
kian hari hati diterpa rasa bimbang
mungkinkah langkah ini akan berlanjut

ribuan panah menembus jantungku saat menatap wajah cantikmu
pancaran wajahmu menggugah lamunan indah tentangmu
Kurasakan keharuman cinta telah menghancurkan ketenangan jiwaku
terasa malu-malu menggapai keindahan cintamu

aku tahu ini tak boleh terjadi, tapi aku tak mampu
setiap kali kucoba untuk melupakan bayang pesonamu
saat itu juga hadir di depanku senyum indahmu
dan kubiarkan panah menusuk menembus jantungku

maafkan aku yang telah berani membuat api asmara meski kau tak pernah tahu
membakar ruang rindu yang terpendam dalam hati ini
aku yakin dirimu pun seperti diriku, hanya engkau begitu kuat menahan rasamu
sesalku mencintaimu dan membuat diri terpuruk dalam hati

No comments:

Post a Comment

Suatu tanggapan adalah salah satu ilmu, berilah tanggapan yang bermanfaat bagi orang lain dan dirimu sendiri